Sistem cerdas adalah sistem yang dapat mengadopsi sebagian kecil dari tingkat kecerdasan manusia untuk berinteraksi dengan keadaan eksternal suatu sistem. Sebagian kecil dari tingkat kecerdasan itu antara lain: kemampuan untuk dilatih, mengingat kembali kondisi yang pernah dialami, mengolah data-data untuk memberikan aksi yang tepat sesuai yang telah diajarkan, dan kemampuan menyerap kepakaran seorang ahli melalui perintah yang dituliskan dalam sebuah bahasa pemrograman tertentu.
Definisi Menurut Ahli
Schalkof (1990) :
AI adalah bidang studi yang berusaha menerangkan dan meniru perilaku cerdas dalam bentuk proses komputasi.
Luger & Stubblefield (1993) :
AI adalah studi cara membuat komputer yang bisa melakukan sesuatu sehingga bisa menggantikan pekerjaan orang.
Haag & Keen (1996) :
AI adalah bidang studi yang berhubungan dengan penangkapan, permodelan, dan penyimpanan kecerdasan manusia dalam sebuah sistem TI sehingga system tersebut dapat memfasilitasi proses pengambilan keputusan Dapat disimpulkan bahwa AI adalah suatu pengetahuan yang membuat komputer dapat meniru kecerdasan manusia sehingga diharapkan komputer dapat melakukan pekerjaan manusia yang memerlukan kecerdasan.
Kecerdasan buatan (Artificial Intelligent, AI) telah menjadi wacana umum yang sangat penting dan banyak dijumpai. Kecerdasan Buatan atau Sistem cerdas atau Intelegensi Buatan atau Artificial Inteligence merupakan cabang terpenting dalam dunia komputer. Komputer tidah hanya alat untuk menghitung, tetapi diharapkan dapat diberdayakan untuk mengerjakan segala sesuatu yang bias dikerjakan oleh manusia. Manusia mempunyai pengetahuan, pengalaman dan kemampuan penalaran dengan baik, agar komputer bisa bertindak seperti dan sebaik manusia, maka komputer juga harus dibekali pengetahuan dan mempunyai kemampuan untuk menalar.
Kecerdasan buatan (AI) merupakan cabang dari ilmu komputer yang dalam mempresentasi pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk symbol-simbol daripada bilangan, dan memproses informasi berdasarkan metode heuristic (Metode Heuristik adalah teknik yang dirancang untuk memecahkan masalah yang mengabaikan apakah solusi dapat dibuktikan benar, tapi yang biasanya menghasilkan solusi yang baik atau memecahkan masalah yang lebih sederhana yang mengandung atau memotong dengan pemecahan masalah yang lebih kompleks.) atau dengan berdasarkan sejumlah aturan.( Encyclopedia Britannica).
Tujuan AI
Membuat mesin yang lebih pintar dan lebih bermanfaat serta dapat memahami apa itu kecerdasan (Winston&prendergast, buku turban, mcLean, wetherbe, 1999).
• belajar dari pengalaman
• pengertian terhadap hal yang rancu
• cepat beradaptasi
• efektif, logis dalam memecahkan masalah
• berani menghadapi situasi yang komplek
• menggunakan ilmu pengetahuan dalam mengolah lingkungan
• mengenali perbedaan dalam suatu kondisi
Ciri Perilaku Cerdas
Dalam bukunya O’brien menyatakan, atribut perilaku cerdas dan pintar adalah :
- Berpikir dan bernalar
- Memakai penalaran untuk memecahkan persoalan
- Menyerap dan menerapkan pengetahuan
- Memperlihatkan kreatifitas dan imajinasi
- Mampu bekerja dengan situasi yang kompleks dan membingungkan
Menurut Kaplan, sebagaimana diutarakan oleh Turban, McLean, dan Wetherbe (1999, hal. 478), AI mempunyai beberapa kelebihan dibanding kecerdasan alami (kecerdasan manusia). Kelebihan AI :
o AI lebih bersifat permanen
Berbeda dengan AI, kecerdasan alami yang dipunyai seseorang tidak dapat disimpan. Ketika orang tersebut pindah kerja, pengetahuan yang dimiliinya ikut terbawa. AI lebih bersifat permanen karena tetap ada sepanjang sistem komputer dan program masih terpelihara.
o AI menawarkan kemudahan untuk digandakan dan disebarkan
Pemindahan pengetahuan dari satu orang ke orang lain memerlukan waktu yang panjang bahkan mungkin pengetahuan itu tidak dapat diduplikasi secara lengkap. Adapun pengetahuan dalam sistem komputer mudah sekali untuk disalin dan digandakan.
o AI dapat lebih murah daripada kecerdasan alami
Telah banyak dibuktikan bahwa biaya membeli jasa dengan komputer lebih murah daripada biaya untuk membiayai manusia yang melaksanakan tugas yang sama.
o AI bersifat konsisten dan teliti
o AI dapat di dokumentasikan
Keputusan yang dibuat oleh komputer dapat didokumentasikan dengan mudah dengan cara mencatat semua kegiatan yang dilakukan oleh sistem. Kecerdasan alami sulit untuk didokumentasikan.
Ruang Lingkup Penelitian dan Pengembangan AI
Ruang-lingkup penelitian dan pengembangan AI sekarang ini dapat dikelompokkan ke dalam beberapa bidang :
- Expert Systems (membantu memecahkan masalah)
- Natural Language Recognition (pengenalan bahasa alamiah)
- Speech Recognition( pengenalan percakapan)
- Visual recognition ( pengenalan penglihatan)
- Robotic
- Game playing (permainan game)
- General Problem solving (pemecahan masalah secara umum
AI dapat dipandang dalam berbagai perspektif :
- Dari perspektif kecerdasan : AI adalah bagaimana membuat mesin yang “cerdas” dan dapat melakukan hal-hal yang sebelumnya dapat dilakukan oleh manusia.
- Dari perspektif bisnis : AI adalah sekelompok alat bantu (tools) yang berdaya guna, dan metodologi yang menggunakan tool-tool tersebut guna menyelesaikan masalah-masalah bisnis.
- Dari perspektif pemrograman : Meliputi studi tentang pemrograman simbolik, penyelesaian masalah (problem solving) dan pencarian (searching). Dua bagian utama yang sangat dibutuhkan untuk melakukan aplikasi kecerdasan buatan, yaitu : a) Basis Pengetahuan (Knowledge base), berisi fakta-fakta, teori, pemikiran dan hubungan antara satu dan yang lainnya. b) Motor inferensi (Inference engine), yaitu kemampuan menarik kesimpulan berdasarkan pengalaman.
Seseorang yang biasanya menggunakan kendaraan roda dua, berfikir dua kali untuk menggunakan kendaraannya dikarenakan musim penghujan telah berlangsung. Ada yang berfikir untuk menggunakan kendaraan lain seperti mobil (jika memiliki) ada juga yang tetap menggunakan kendaraan roda dua(motor) hanya saja dia mempersiapkan raincoat/jas hujan unutuk digunakan jika tiba-tiba hujan turun.
Ada banyak contoh lain dari sistem cerdas (AI) yaitu program yang menampilkan berbagai tingkat kecerdasan. Di antaranya adalah:
1. Twenty Questions
Sebuah game berdasar Neural Network yang menampilkan 20 pertanyaan.
2. The Start Project
Sebuah sistem berdasar web di mana partanyaan-jawaban dalam bahasa Inggris.
3. Brainboost
Sistem tanya-jawab yang lain.
4. AskEd!
Sebuah sistem tanya-jawab multi lingual.
5. Cyc
Sebuah koleksi pengetahuan dasar yang luas mengenai fakta-fakta tentang dunia nyata dan kemampuan untuk beralasan dengan logika.
6. ALICE dan Alan
Sebuah chatterbot (serta chatbot,chatterbox) adalah program bot yang dapat melakukan percakapan dengan manusia.
7. Jabber Wacky
Sebuah chatterbot pembelajar.
SUMBER :
http://denissopyan2004.blogspot.co.id/2008/11/21-sistem-cerdas-berbasis-pengetahuan.html
https://kidodi.wordpress.com/2012/02/19/pengertian-sistem-cerdas/http://fkcommunicationtech.blogspot.co.id/2012/07/untitled-document-contoh-penerapan.html
ROBOT ASIMO
Robot Asimo adalah sebuah produk robot yang dilengkapi
kecerdasan buatan sebagai hasil karya dari HONDA. Asimo didesain untuk membantu
pekerjaan manusia di kehidupan rumah tangga, seperti mengambil barang, membawa
barang, berjalan dan beberapa lainnya. Sumber energi robot ini didapatkan dari
baterai yang diletakkan pada bagian tas yang berada pada punggung yang dapat di
charge ketika baterai lemah.
Robot Asimo memiliki bentuk fisik yang sangat mirip dengan manusia lengkap dengan sepasang tangan dan sepasan kaki dan sebuah kepala robot.
Tangan robot ini mampu membawa barang dengan berat 300gr untuk masing-masing
tangan dan benda mencapai 1kg bila menggunakan sepasang tangannya. Lengannya dilengkapi dengan 14 DOF, tangan dilengkapi dengan 4 DOF serta
beberapa sendi yang menggabungkan kelima jari yang dimilikinya. Kepala
robot dilengkapi dengan sensor visual, pada pergelangan tangan dilengkapi
dengan sensor tekanan sehingga memungkinkan robot ini untuk mampu
berjabat tangan dengan manusia. Selain itu, robot ini mampu mendorong troli
dengan menyesuaikan tekanan pada lengan untuk mendorong troli menggunakan
sensor tekanan pada pergelangan tangannya. Robot ini juga mampu membawa baki
dengan seimbang. Robot ini mampu berlari hingga kecepatan 6 km/jam, berjalan,
menaiki atau menuruni tangga. Asimo dapat dengan bebas merubah kecepatan dalam
geraknya sehingga fleksibel, pergerakan tubuh yang cepat dengan menatur
keseimbangannya sendiri.
Robot Asimo memiliki kestabilan yang baik ketika bergerak dan dapat menentukan posisinya yang tepat meskipun dengan berjalan.
Robot ini dapat mengetahui dimana letak rintangan dan menentukan manuver yang
dituju tanpa melakukan gerakan berhenti untuk menentukan perbedaan antara peta
informasi yang masuk dengan informasi yang ada dengan sensor ultrasonik yang
ada di bagian bawah (perut). Sedangkan untuk penglihatan sensor ultrasonik
berada di bagian kepala. Robot ini dapat merubah arah untuk mencapai titik yang
dituju secara otomatis yang dibantu dengan sensor ultrasonik pada kepala dan
perut robot.
Dengan adanya kamera yang melekat di bagian kepala robot,
maka memungkinkan Asimo untuk mendeteksi pergerakan objek, menentukan jarak dan
arah. Selain kamera sebagai substitusi dari mata, untuk substitusi telinga
dilengkapi dengan pengeras suara yang menyebabkan robot dapat menerima perintah
suara dan membantu untuk menentukan arah sumber suara. Sehingga memungkinkan
Asimo untuk mengarahkan wajahnya pada arah sumber suara yang memanggilnya,
menatap wajah orang yang berbicara dan memberikan respon serta merespon
kejadian yang tiba-tiba seperti barang yang jatuh, suara yang aneh. Selain
menerima respon dalam bentuk suara robot ini juga bisa menerima perintah dari
pergerakan manusia yang alami seperti menunjuk. Untuk itu Asimo dapat
menerjemahkan posisi dan pergerakan tangan, postur tubuh, gestur dan wajah orang
yang berinteraksi dengannya dan pergerakan akan mengindikasikan lokasi.
SUMBER : https://rakhafakhruddin.wordpress.com/robot-robot/robot-asimo/










